— Penelitian Sistem Informasi —

Cara Membuat Google Form

Google Form dapat berguna untuk memudahkan kita dalam memuat kuesioner maupun formulir pendaftaran secara online. Pembahasan dimulai dari membuat pertanyaan, mengubah tampilan tema/desain formulir, hingga cara memasukkan gambar maupun video agar isi kuesioner maupun formulir lebih jelas.

Pertama-tama, masuk ke laman http://forms.google.com untuk memulai membuat formulir. Jika belum masuk ke akun Google, masuklah terlebih dahulu. Namun jika sudah, maka akan tampak tampilan sebagai berikut:

Cara membuat google form.

Pada bagian atas, berisi judul formulir dan deskripsi. Isi judul dan deskripsi ini dengan singkat dan jelas agar nantinya pihak yang diminta untuk mengisi dapat mengetahui apa tujuan dari formulir.

Question Title berisi pertanyaan yang ingin ditanyakan, sedangkan Help Text merupakan bantuan penjelasan dari pertanyaan. Misal: bisa diisi lebih dari satu atau jika berupa skala bisa dijelaskan skala 1 (rendah) ke 5 (tinggi). Help Text ini boleh diisi maupun tidak, bergantung Question Type yang akan kita tanyakan.

Question Type berisi jenis pertanyaan kita. Di Google Form, kita dapat mengisi berbagai tipe. Diantaranya: teks, paragraf, pilihan ganda (multiple choice), checkboxes, skala (scale), dan lainnya. Bergantung kita ingin mendapat jawaban seperti apa. Khusus untuk checkboxes, kita bisa membuat opsi yang bisa diisi sendiri oleh responden dengan mengeklik “Add Other”.

Jika pilihan tersebut harus diisi, jangan lupa untuk mencentang bagian Required Question sehingga responden harus mengisi bagian tersebut sebelum bisa mengirimkan form.

Untuk menambahkan pertanyaan lain, pilih Add Item. Selain pertanyaan, kita juga bisa memasukkan gambar maupun video ke Google Form. Dengan begitu kita bisa memperjelas gambaran pertanyaan kita ke responden. Caranya, klik dropdown di samping tulisan Add Item (di gambar berikut dilingkari warna merah)

Memasukkan gambar atau video di Google Form juga bisa.

Jika sudah selesai memasukkan semua pertanyaan, kita dapat mengubah tampilan Google Form dengan mengeklik menu change theme di bagian atas.

Mengganti tampilan Google Form

Maka akan muncul pilihan theme di bagian kanan. Terdapat beberapa theme yang bisa dipilih. Jika sudah selesai memilih theme dan sudah tidak ada pertanyaan/kuesioner yang ingin kita ubah, kita dapat mengirim form yang telah kita buat ke teman ataupun responden kita dengan cara klik tombol biru Send form di bagian kanan atas. Nanti akan muncul tampilan seperti gambar berikut:

Bagikan link Google Form.

Salin link form yang diberikan Google Form pada kotak di bawah Link to share. Kita bisa juga membagikan form tersebut ke Google+, Facebook, Twitter, maupun lewat email.

Jika sudah ada responden yang mengisi, hasilnya dapat dilihat di menu View responses.

Mudah bukan?

Sumber: http://netnesia.com/2015/03/cara-membuat-google-form.html

 

Advertisements

CARA PENULISAN JURNAL YANG BAIK DAN BENAR

JUDUL

Setipa jurnal ilmiah harus memiliki judul yang jelas. Dengan membaca judul, akan memudahkan pembaca mengetahui inti jurnal tanpa harus membaca keseluruhan dari jurnal tersebut. Misalnya, judul  “Laporan Lab Informatika”. Dengan judul seperti itu, maka tidak pembaca yang mau membacanya karena tidak menggambarkan isi jurnal. Contoh judul yang jelas, misalnya “Jenis Data Pada Pentium Dan Power Pc” .  Judul ini sudah sedikit banyak melaporkan isi dari jurnal.

ABSTRAK

Abstrak berbeda dengan ringkasan. Bagian abstrak dalam jurnal ilmiah berfungsi untuk mencerna secara singkat isi jurnal. Abstrak di sini dimaksudkan utnuk menjadi penjelas tanpa mengacu pada jurnal.

Bagian abstrak harus menyajikan sekitar 250 kata yang merangkum tujuan, metode, hasil dan kesimpulan. Jangan gunakan singkatan atau kutipan dalam abstrak. Pada abstrak harus berdiri sendiri tanpa catatan kaki. Abstrak ini biasanya ditulis terakhir. Cara mudah untuk menulis abstrak adalah mengutip poin-poin paling penting di setiap bagian jurnal. Kemudian menggunakan poin-poin untuk menyususn deskripsi singkat tengtang jurnal yang telah kita buat.

PENDAHULUAN

Pendahuluan adalah pernyataan  dari kasus yang kita selidiki, yang memeberikan informasi kepada pembaca untuk memahami tujuan spesifikasi kita dalam kerangka teoritis yang lebih besar. Bagian ini juga dapat mencakup informasi tentang latar belakang masalah, seperti ringkasan dari  setiap penelitian yang telah dilakukan dan bagaimana sebuah percobaan akan mambantu untuk menjelaskan atau memperluas pengetahuan dalam bidang umum. Semua informasi latar belakang yang dikumpulkan dari sumber lain harus menjadi kutipan.

Catatan : jangan membuat pendahuluan terlalu luas. Ingat saja bahwa kita menulis jurnal untuk rekan yang juga memiliki pengetahuan yang sama dengan kita.

BAHAN dan METODE

Bagian ini menjelaskan ketika percobaan telah dilakukan. Peneliti menjelaskan desain percobaan, peralatan, metode pengumpulan data, dan jenis pengendalian. Jika percobaan dilakukan di alam, maka penulis menggambarkan daerah penelitian, lokasi, dan juga menjelaskan pekerjaan yang dilakukan. Aturan umum yang perlu diingat adalah bagian ini harus memaparkan secara rinci dan jelas sehingga pembaca memiliki pengantahuan dan teknik dasar agar bisa dipublikasikan.

HASIL

Di sini peneliti menyajikan data yang ringkas dengan tinjauan menggunakn teks naratif, tabel, atau gambar. Ingat hanya hasil yang disajikan, tidak semua interpretasi data atau kesimpulan dari data dalam bagian ini. Data yang dikumpulkan dalam tabel/gambar harus lengkap teks naratif dan disajikan dalam bentuk yang mudah dipahami. Jangan ulangi secara panjang lebar data yang telah disajikan dalam tabel dan gambar.

PEMBAHASAN

Pada bagian ini, peneliti menafsirkan data dengan pola yang diamati. Setiap hubungan antar variabel percobaan yang penting dan setiap korelasi antara variabel dapat dilihar jelas. Peneliti harus menyertakan penjelasan yang berbeda dari hipotesis atau hasil yang berbeda atau serupa dengan setiap percobaan terkait dilakukan oleh peneliti lain. Ingat bahwa setiap percobaan tidak selalu harus merujuk pada perbedaan besar atau kecenderungan untuk menjadi penting. Hasil yang negatif juga perlu dijelaskan dan mungkin merupakan sesuatu yang penting untuk di ubah dalam penelitian kita.

KESIMPULAN

Bagian ini hanya menyatakan bahwa peneliti berpikir mengenai setiap data yang disajikan berhubungan kembali pada pernyataan yang dinyatakan dalam pendahuluan. Dengan mengacu pada bagian  pendahuluan dan kesimpulan, seorang pembaca harus memiliki ide yang baik dari penelitian ini, meski pun hanya rincian spedifik.

DAFTAR PUSTAKA

Semua informsi (KUTIPAN) yang didapat peneliti harus ditulis sesuai abjad pada bagian ini. Hal tersebut berguna untuk pembaca yang ingin merujuk literatur asli. Perhatikan bahwa referensi yang dikutif benar-benar disebutkan pada jurnal yang kita buat.

demikian lah yang bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfa’at dan bisa membantu sobat pembaca untuk membuat junal yang baik. khususnya untuk para pemula.

Sumber Referensi : Dari Dosen Organisasi dan Arsitektur Komputer


Penelitian Sistem Informasi 11.7E Kelompok 1

Sampaikan Informasi walau 1 Kata akan Bermanfaat

Herlawati

Looking for Statistics and Information System? Here’s Statistics and System Information for you!